Dua belas surat misterius, tiga puluh lima tahun penantian tanpa henti. Drama ini berfokus pada nasib dan romansa seorang pemuda dari kota kecil yang terbungkus dalam cangkang fantasi, dengan ketegangan sebagai umpan dan emosi sebagai inti ceritanya. Drama ini memecahkan pola naratif tradisional dengan memperkenalkan mekanisme interaksi dual-waktu-ruang yang unik. Cuaca yang tak terduga dan papan tulis di kelas yang terbengkalai membuka saluran yang menghubungkan dua ruang waktu, menciptakan pengalaman yang memikat dan penuh ketegangan.
Hilangnya tiba-tiba seorang kekasih dan komunikasi waktu-ruang yang misterius menyajikan teka-teki kompleks bagi protagonis. Saat ia menyusun petunjuk di tengah kabut misteri, ia mencari kebenaran.